A bit about me

Salam Lestari ^_^


Ane menciptakan blog ini semata-mata hanya ingin membuat semua orang yang pengin menikmati keindahan ciptaan Tuhan seperti berbagai gunung, hutan, tebing, gua, jeram dan sebagainya bisa melakukan apa yang diinginkannya dengan sedikit pengertian tambahan.

Terlalu banyak tragedi yang terjadi akhir-akhir ini yang bikin nggak nyaman, dan seringkali membuat setiap kegiatan outdoor semi ekstrim macam naik gunung dan rekan-rekannya menjadi semacam momok bagi para orang tua. Dan Ane nggak pengen itu berlanjut...

Pendaki yang hilang di jalur pendakian, Pendaki yang mati kedinginan di area gunung, hilang arah, disorientasi dan berbagai kejadian menyedihkan lain yang sangat bisa diminimalkan jika saja mereka mempersiapkan diri dengan lebih baik. Karena ada banyak hal yang perlu diketahui oleh PARA CALON PEMULA yang ingin melakukan perjalanan menuju puncak gunung, dimanapun itu.

Dan yang paling penting, Ane pengen supaya orang tua dan berbagai civitas kampus di seluruh tempat di Indonesia, yang seringkali memandang berbagai kegiatan seperti Naik gunung, arung jeram dan berbagai konco-konconya ini adalah kegiatan tidak ada gunanya, tidak berilmu, buang-buang waktu dan tidak ada fungsinya sama sekali.

Totally wasting time and a lot of money!

Padahal?

Hehehe, ini sebabnya kenapa Ane ingin berbagi tentang hal-hal yang commonly dilakukan oleh mereka yang sudah mengikuti pelatihan sebelum menyandang carrier menuju Gunung dengan peralatan standard pendaki di punggung mereka, bukannya daypack berisi powerbank, tongsis dan roti sobek serta sarung.
Di samping itu, Ane ingin memberikan gambaran pada orang tua dan civitas kampus yang kebetulan tersesat di halaman ini mengenai berbagai jenis pendidikan yang diberikan dalam pelatihan "hura-hura" di alam ini.

Dan bagi kalian, PARA HIKER's WANNABE khususnya, baca baik-baik, ikuti dan amalkan sebelum nekat kau bawa tongsis-mu itu.
Beruntunglah kau tak perlu ikut Diksar karena ada halaman ini, jadi ikuti benar-benar, 'cause it might save your ass then ^_^

Dan bagi para senior yang berkenan mampir dan ikutan membaca, mohon jangan disimpan kritiknya ya
Junior dengan rendah hati siap menerima kripik sepedas apapun.
Karena masih berkutat dengan motto Lebih baik mencegah daripada mengevakuasi-lah Junior nekat membagi ini semua. Semoga Senior semua berkenan membantu.
Okey, enough about the global introduction, so, let me tell you about me... ^_^

Ane belajar naik gunung di usia 14 tahun secara serampangan, karena emang nggak ada yang ngajarin waktu itu. Kemudian Ane bergabung dengan sebuah freelance OPA (Organisasi Pecinta Alam) di sebuah kota di Jawa Tengah, mengikuti Diksar pertama di usia 15 tahun dan mulai mencintai berbagai kegiatan luar ruangan apapun jenisnya.
Kemudian 2004, karena kebutuhan ekonomi yang mendorong Ane musti kuliah lagi, Ane masuk Politeknik API Yogyakarta, yang ternyata memiliki organisasi Mapala, Dharmapala API, hehehe...
Gayung bersambut, Ane mengikuti Diksar lagi dan MDP menjadi keluarga kedua Ane hingga saat ini.

Sedikit kilas, Diklatsar atau Pendidikan dan Latihan Dasar, adalah modal utama bagi seorang anggota organisasi pecinta alam.
Pendidikan tentang persiapan perjalanan, persiapan fisik dan pembentukan mental, pendidikan mengenai manajemen perjalanan, pengenalan alat, tips dan trik hasil pemikiran berbagai generasi yang diturunkan dari angkatan ke angkatan di bawahnya, dan amat sangat banyak yang lainnya.
Dan minimnya pengetahuan ini bagi pihak luar, seringkali berbuah penderitaan, terima kasih pada berbagai film yang mengusung tema tentang pendaki gunung recently, membuat banyak orang berbondong-bondong ingin ikutan tokoh dalam film itu, entah karena faktor apapun itu dan menderita dalam prosesnya...

Itulah alasannya ^_^
Karena naik sampai ke puncak gunung tidaklah penting, karena akan lebih hebat lagi jika kalian sampai di rumah lagi dengan selamat sehingga bisa berbagi pengalamanmu itu ^_^
So sit tight and learn carefully ^_^

No comments:

Post a Comment